Cerita Pendek Yang Pendek: "Akhlak Seorang Anak dan Pembuktiannya Pada Sepotong Tempe"


Ada seorang anak yang tak pernah mau makan bareng ibundanya. Ketika ditanya alasannya, ia menjawab:

"Aku tak mau, ketika ibuku ingin mengambil makanan tertentu, aku malah mendahului mengambilnya. Sungguh, aku tak ingin menyakiti hatinya."

Suatu hari ia mau makan. Saat akan menyantap, ibunya datang. Ikut makan juga. Jadilah mereka makan bareng.

Tak lama kemudian, lauk di piring si anak habis, padahal nasinya masih banyak. Sementara, nasi ibundanya juga masih banyak, dan lauknya tinggal sedikit. Tetapi, lauk yang tersaji di piring hanya tinggal satu.

Mata si ibu melirik ke lauk yang tersisa, demikian juga mata si anak. Karena saking laparnya, tanpa pikir panjang, si anak meraih lauk yang ada di piring. Ibundanya pun berkata, diiringi derai air mata:

"Anakku! Kau sudah berjanji tak ingin mengambil makanan, mendahuluiku. Tapi, kenapa sekarang kau melakukannya?!"

Anaknya pun menjawab:

"Enggak kok. Ini aku ngambilin buat ibu."

Lauk itu akhirnya berpindah tangan.





sumber foto: rinadarma13.wordpress.com

2 komentar: