Posisi Menulis Menurut Durasi Dan Manfaatnya


Setiap orang itu alamiahnya pasti akan bertumbuh dan berkembang. Dinamis. Hal itu terjadi nggak cuma dalam skala besar. Tapi juga hadir dalam skala remeh temeh yang kecil-kecil kayak,


"Minggu ini mau liburan kemana?"

atau,

"Hari ini mau makan apa?"

atau mungkin malah,

"Hari ini mau makan siapa?"


Hal-hal mikro itu salah satunya juga seperti posisi saat menulis di depan komputer. Orang kalo berjam-jam nulis, pasti bosen deh. Selain itu juga bikin posisi duduknya beragam. Alasannya ya biar kembali ke statement didepan tadi: bertumbuh dan berkembang. Kan, tiap orang sukanya sesuatu yang dinamis. Dan dengan sering ngerubah posisi tubuh bisa bikin leher, kaki serta komponen tubuh lainnya jadi nggak kaku loh.

Nah, di postingan kali ini aku pengen ngebahas tentang posisi orang kalo lagi nulis didepan komputer berdasarkan lamanya. Sebenernya ini nggak berlaku cuma buat nulis doang sih. Tapi juga desain, coding, dan semacamnya. Dan setiap posisi itu ternyata ada manfaatnya loh. Apa aja? Nih:


Nulis 60 Menit Pertama


Posisi duduk badan tegak kayak poto diatas terbukti bisa bikin kamu sanggup bertahan lebih lama di depan komputer. Paling baik emang badan membentuk sudut lebih besar dari 90 derajat saat mengetik. Posisi mata lurus. Nggak terlalu tinggi ato rendah. Jarak antara mata ke layar kira-kira di 50-60 cm deh. Jangan sampe 100 cm. Apalagi 10 km. Kejauhan!

Menurut penelitian seorang ahli dari Universitas California bilang kalo masalah yang sering diakibatkan gara-gara kelamaan duduk di depan komputer adalah mata menjadi tegang. Karena ketegangan mata bisa bikin sakit kepala, susah fokus, dan tentunya menambah sensitifitas pada cahaya. Jadi sebaiknya kalo kita baca tulisan di layar komputer dari jarak jauh, lebih baik ukuran hurufnya digedein aja.


Nulis 60 Menit Kedua


Itu posisinya nggak lagi boker loh ya.


Eh tau nggak, kenapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk jongkok pas buang air kecil dan buang air besar?

"Nggak tau Fid. Eh, tapi ini kan lagi bahas jongkokmu didepan komputer! Emm... yang bahasan tentang Nabi menganjurkan posisi duduk didepan komputer ada nggak Fid?"

Jaman Nabi belom ada komputer woy!


Dengan kencing jongkok, kandung kemih tertekan. Jadinya bisa menguras habis air seni yang ada dalam kandung kemih. Coba rasain deh kalo posisi kencingmu itu berdiri gara-gara keburu ada yang ngantri, pasti masih berasa ada air di dalam kandung kemih. Makannya selepas kencing berdiri murid kencing berlari, pasti kamu sering banget kan ngalamin kayak-kayak ada yang kurang gitu?

"Iya Fid, ada."

Apa yang kurang?

"Lupa belom bayar ke tukang jaga WC umumnya!"


Keunggulan lain kalo kamu kencing jongkok, biasanya juga akan di iringi kentut. Asal jangan di iringi musik orkestra aja sih. Pernah ngalamin barengan gitu? Sering? Bersyukur dong. Karna itu berarti kamu udah membuang dua macam metabolisme dalam tubuh: gas dan air. Yakin deh, kamu nggak bakalan dapetin momen kayak gitu kalo posisi kencingmu berdiri.

Keunggulan lainnya, kamu bakalan terhindar dari yang namanya peyakit kencing batu. Karna tiap kamu kencing jongkok, air seni dalam kandung kemih terbuang secara tuntas. Coba kalo berdiri, pasti banyak air yang kesimpen dalam kandung kemih deh. Jadinya mengakibatkan batu kandung kemih. Hih, ngeri kan? Kalo kamu masih seneng kencing berdiri, siap-siap aja, bentar lagi mungkin kencing batunya berubah jadi ngeluarin kencing batu baterai.

Itu baru keunggulan kencing jongkok. Kalo boker jongkok, seperti yang dilansir Dailyhealthpost, dikatakan bahwa para penemu dari "Squatty Potty" menunjukkan manfaat kesehatan dari boker jongkok. Diantaranya: mengurangi sembelit, kembung, gas, menurunkan insiden/gejala wasir, meningkatkan kesehatan usus besar secara keseluruhan, otot panggul dan kontrol kandung kemih jadi lebih baik, ngurangin ketegangan serta proses BAB menjadi lebih cepat, akurat, tajam dan terpercaya. Eh, kayak berita.

Gimana? Masih nggak mau boker jongkok? Apa milih bokernya berdiri?

"Kayang Fid. Eh, jongkok maksudnya. Trus, kalo jongkok sambil nulis gitu gimana?"

Kurang lebih sama kok manfaatnya.

"Lah, kok bisa?"

Iya, soalnya, nulisnya sambil jongkok di WC!

".................."



Nulis 60 Menit Ketiga



Dengan posisi (semacam) sujud gitu, aliran getah bening bakal dipompa ke bagian leher dan ketiak. Kalo nunduknya lebih ekstrim, - kayak kepalanya nunduk sampe di bawah meja, misalnya - berarti posisi jantung lebih tinggi daripada otak dong ya. Nah, ini bisa bikin darah jadi kaya oksigen lantaran mengalir maksimal ke otak. Jadi baiknya kalo kamu lagi sujud saat shalat, nggak usah tergesa-gesa. Selow aja Coy. Tunggu sampe darah mencukupi kapasitasnya di otak. Karna beberapa penelitian mengatakan, ini bisa bikin pikiran tenang.


Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward"s University, mendapati fakta mengenai manfaat sujud bagi kesehatan. Dalam kajiannya ditemukan ada beberapa urat syaraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ini baru bisa dimasuki darah pada saat manusia sujud. Tetapi urat saraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja, yaitu pada waktu-waktu shalat yang telah ditetapkan (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya).


Sujud juga bisa menghindarkan gangguan wasir loh. Lalu khusus bagi cewek, menurut referensi yang pernah kubaca, rukuk dan sujud memiliki manfaat bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

Masih ada lebih banyak lagi manfaat sujud. Seperti: mengurangi sakit senggugut ketika haid, melegakan paru-paru dari ketegangan,mengurangi sakit limpa, aliran darah ke otak bisa mencegah sakit kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal dan fikiran sekaligus menguatkan mentalitas seseorang. Karena masih banyak lagi manfaat sujud, lainnya googling sendiri yaa. Hehehe...

Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma yang merupakan pakar pengobatan tradisional pernah berkata bahwa jantung hanya mampu membekalkan 20% darah ke otak manusia, jadi dengan sujud yang lebih lama, bisa menambah kekuatan aliran darah ke otak. Nah, ini senada loh dengan yang disampaikan oleh Rasulullah sejak jaman dulu: sujud yang lama. Karna anjurannya, sambil berdoa.


"Masyak Fid?"

Iya ah.

"Mana buktinya?"

Baca bawah Coy!


Dari Ibnu Abbas ra, bahwa Rasulullah saw bersabda:

"Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhlah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan.” (HR. Muslim)

Dan...

Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw bersabda:

"Yang paling dekat seorang hamba pada Rabbnya ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah kalianlah berdoa." (HR. Muslim, Abu Daud, Nasa’i dan Ahmad)


Semoga bermanfaat! :')

24 komentar:

  1. posisi menulis di 60 menit keempat gimana mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah menit ketiga, istirahat. Setelah istirahat, sholat, lalu makan: ishoma.

      Hapus
  2. saya tunggu 60 menit ke empat dan seterusnya :D
    Faight

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertanyaannya sama kayak yang diatas. Jawabannya juga idem ya! :)))

      Hapus
  3. Hahaha itu yang 60 menit ke 3 keren amat :D Yg keempat pasti lebih sakti lagi.
    Keren ya postingannya ada hadist2nya gitu.
    Btw, ini baru pertama kali mampir di sini. Salam kenal, bang! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sakti? Lukate Sun Go Kong?

      Oke, salam kenal juga. :D

      Hapus
  4. Balasan
    1. Jadi kamu nggak kasian sama aku? Oke, fain!

      Hapus
  5. Nek iki Mufid Bocor alus tenan....... sikakkkkkkkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyiahahahahahahahahahahahaaaaaaa... :))))))))))))

      Hapus
  6. Wanjiir, ngakak gue yang ketiga. Itu maksudnya apa, hahaha...

    BalasHapus
  7. waaaaa..............breaking rule banget iki..hahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Break the rules, and follow your passion!

      *dibajak Mario Teguh*

      Hapus
  8. masih belum ngerti ini ngebahas cara duduk mantengin laptop/komputer atau cara sholat yang baik dan benar. gagal paham bro :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena posisinya sama, jadi kurang lebih manfaatnya pun sama. Gitu. :)

      Hapus
  9. saya belum paham, pelajari dulu ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap! Pelajari yang bener ya, besok ulangan!

      Hapus
  10. kalo saya mah senengnya sambil bobo-boboan gitu nulisnya.. haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, keren dong. Bisa nulis sambil merem. Hebat!

      Hapus
  11. Balasan
    1. Yah, beginilah bro. Penderitaan cinta memang tiada akhir.

      *dibajak Patkay*

      Hapus
  12. copas ah buat presentase gw biar kocak hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh. Asalkan menyertakan sumber (alamat blog ini). Hehehe...

      Terima kasih. :)

      Hapus